TeksCeramah Ramadhan Singkat dan Lucu 1. Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan beribu-ribu nikmat sehingga kita dapat berjumpa lagi dengan bulan suci Ramadan dan bisa berkumpul di sini pada malam yang baik ini. Tidak lupa shalawat dan salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, beserta para
Contoh Teks Ceramah Singkat Lucu. Foto dok. Muhammad Adil Teks Ceramah Singkat Lucu dan Penuh Hikmah BermanfaatContoh Teks Ceramah Singkat Lucu. Foto dok. Towfiqu barbhuiya yang dirahmati Allah, kita sama-sama tahu bahwa mencari ilmu hukumnya wajib bagi umat Islam. Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda “Mencari ilmu itu wajib bagi orang Islam laki-laki dan perempuan” Berdasarkan sabda Rasulullah tersebut, kita mengetahui bahwa Nabi Muhammad mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu baik itu perempuan maupun laki-laki. Hal ini karena ilmu sangat penting bagi kehidupan manusia di dunia maupun akhirat. Jika kita tidak berilmu, bukan mustahil kita akan ditipu dan diperdaya orang yang tidak bertanggung jawab,Terdapat sebuah cerita, hiduplah seorang raja yang mana kezalimannya dan sifat kejamnya termasyur hingga ke pelosok negeri. Hal tersebut mengakibatkan banyak rakyat yang tinggal di negeri itu jadi merasa ketakutan serta mengalami penderitaan. Raja zalim tersebut memiliki keinginan supaya termasyur seperti Raja Harun Ar Rasyid. Hanya saja raja zalim tersebut memiliki cara yang tidak baik, sementara Raja Harun Ar Rasyid memiliki sifat bijaksana dan sayang kepada rakyatnya. Berbeda dengan raja tersebut yang sangat kejam dan tak berperasaan pada rakyatnya Teks Ceramah Singkat Lucu. Foto dok. Abdullah Arif ketika, Abu Nawas mendapat tugas dari Raja Harun Ar Rasyid untuk datang ke raja zalim itu untuk mengantarkan undangan. Saat sudah tiba di kota, Abu Nawas berjumpa dengan rombongan kerajaan raja yang zalim tadi. Abu Nawas pun diperintahkan untuk menghadap sang raja zalim. Abu Nawas dijamu dengan hidangan layaknya seorang tamu terhormat. Sang Raja zalim lalu bertanya pada Abu Nawas, ”Saya tahu kalau penguasa Islam itu memakai gelar seperti Al Mu’tashim Billah. Menurutmu Abu Nawas, gelar apa yang pantas untukku?”Abu Nawas terkejut atas pertanyaan raja zalim. Sebab rasanya tidak mungkin ia disandingkan dengan nama Allah. Sambil berfikir, Abu Nawas lalu menyampaikan jawabannya, ”Gelar yang pantas untuk baginda raja tak lain adalah naudzubillah.” Sang raja zalim lalu mengangguk, padahal ia tak paham apa makna dari nauzubillah. Sang raja zalim itu kembali bertanya, ”Menurut kepercayaan di agamamu Abu Nawas, di akhirat nanti aku akan berkumpul dengan siapa? Aku akan dikumpulkan dengan orang yang buruk atau bersama orang yang mulia?”Abu Nawas pun menjelaskan bahwa nantinya baginda raja akan ditempatkan bersama-sama dengan para raja yang sudah mengisi seluruh sejarah di dunia. Sang raja zalim pun merasa bahagia mendengar penjelasan Abu Nawas tersebut. Sang Raja seolah masih belum puas dan kembali bertanya. ”Benarkah seperti itu Abu Nawas?” Abu Nawas pun menjawab, ”Benar, baginda raja.”Abu Nawas pun menjelaskan bahwa raja zalim itu akan berada di tempat yang sama dengan Raja Firaun, raja Namrud dan Raja Heraclius. Raja yang zalim tidak memahami sejarah Islam, makanya ia hanya merasa bahagia saat mendengar penjelasan Abu Nawas tersebut. Abu Nawas bahkan diberi hadiah oleh raja zalim untuk bekal perjalanannya.
Hometeks pidato teks pembawa acara mc pernikahan teks pembawa acara mc pernikahan. Teks ceramah sunda walimatul nikah ini kalau menurut saya pribadi sih terbilang lucu karena membahas mengenai pentingnya sebuah pernikahan. Teks pidato tentang pernikahan terbaik singkat dan padat friday june 14. Bagi yang ingin mencoba menjadi seorang mc
Teks ceramah lucu jilid 2 ini hanya memuat bagian yang lucunya saja. Sudah pernah kami coba sampaikan untuk bumbu ceramah atau presentasi. Memang benar-benar bisa membuat suasana menjadi segar…. Silakan anda gunakan dalam teks ceramah agama Islam anda. Teks Ceramah Lucu 1 Kemarin ada sekelompok Islam demo. Kemudian ada kelompok kedua yang demo untuk mendemo kelompok pertama. Ini namanya demo didemo 🙂 Karena sama-sama Islam, saat demo kelompok pertama mengucapakan takbir “Allaaaaahu Akbar!” Kelompok dua pun bertakbir, “Allaaaahu Akbar…” Polisi jadi bingung, mana kelompok 1 dan 2 karena dua-duanya takbir. Saking bingungnya, akhirnya polisi berteriak “Sami Allahu liman hamidah….” 🙂 🙂 🙂 Teks ceramah lucu ini dapat anda gunakan dalam pembukaan ceramah untuk membuat kesan pertama lebih menarik. Selanjutnya, ikuti teks ceramah tentang wong Tegal di bawah ini… Teks Ceramah Lucu 2 Suatu hari di sebuah hotel Bali ada orang Amerika bawa pistol. Dari jauh, ia bidik pistolnya ke buah semangka yang berada di atas kepala seseorang. Doorrr! Begitu pelatuknya ditarik, buah semangka pun pecah jadi dua. Kepala orang tersebut selamat. Plok plok plok…. Penonton bertepuk tangan menyaksikan kelihaian orang Amerika ini. Wong Amrik pun tepuk dada, sambil berkata “I am Superman!” Orang Inggris tak mau kalah. Ia meletakkan buah apel di atas kepala orang. Dia bidik dengan busur panahnya. Dia sangat hati-hati karena apel adalah buah yang jauh lebih kecil ketimbang semangka. Setelah konsentrasi….. Wuuzzzzzzzz! Anak panah melesat dengan kencangnya, buah apel pun jatuh tertancap anak panah. Plok plok plok…. Penonton bertepuk tangan menyaksikan kelihaian orang Inggris ini. Si Inggris pun tepuk dada, sambil berkata “I am Robinhood!” Ketiga, giliran Wong Tegal bawa ketapel. Dengan kalemnya ia meletakkan buah cerry. Buah yang jauh lebih kecil ketimbang apel, apalagi dibanding semangka. Begitu karet ketapelnya ditarik, penonton pada merem melek…. Karena sasarannya kecil banget. Setelah wong Tegal itu komat-kamit….. Weeeenggg! Biji ketapel dilepas, dan “Plok!” sasaran meleset, biji ketapelnya kena kepala orang sampai benjut 🙁 Penonton gusar, dan semuanya menengok ke arah wong Tegal. Wong Tegal pun tepuk jidat, sambil berkata “I am Sorry” 🙂 🙂 🙂 Baca juga Ceramah Lucu untuk membaca teks ceramah lucu jilid I. Post navigation 33 Bima Bungkus Singkat Bahasa Jawa.Drama bima bungkus kasusun kanthi njangkepi tugas bahasa jawa. Beranda / cerita wayang bahasa jawa. Unsur Intrinsik Cerita Bima Bungkus Guru from cerita wayang singkat dalam bahasa jawa via fragrancecoupon.blogspot.com. Contoh teks mc bahasa jawa singkat. Pidato bahasa jawa singkat tentang perpisahan kelulusan sekolah. Membuat teks ceramah singkat lucu bisa menjadi solusi agar saat penyampaian para peserta kajian tidak bosan saat mendengarkannya. Selain menghilangkan kebosanan, ceramah yang memiliki unsur komedi juga bisa membuat peserta menjadi lebih mudah untuk memahami isi serta makna yang disampaikan. Penyampaian ceramah yang memiliki unsur komedi diperbolehkan, namun tetap memperhatikan unsur ilmu di dalamnya. Penasaran seperti apa teks ceramah yang lucu? Serta syarat apa saja yang perlu dipenuhi agar mendapat kesan komedi dan ilmunya juga tersampaikan? Berikut ulasannya Contoh Teks Ceramah Lucu Saat ingin melakukan ceramah, tentu tahap pertama yang harus dilakukan adalah membuat teks-nya. Bagi siswa sekolah yang belum memahami bagaimana membuat teks ceramah singkat lucu, berikut adalah contoh yang bisa dijadikan referensi jika diminta untuk membuat ceramah. Penasaran? Yuk, mari disimak! Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Salam serta sholawat mari kita hanturkan untuk Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Tidak lupa mengucapkan rasa syukur yang sudah sepatutnya dipanjatkan kepada Allah karena atas izin-Nya bisa berkumpul di sini. Di hari yang begitu cerah, izinkan saya untuk menyampaikan sebuah kisah menarik dari seorang yang sangat cerdik, yaitu Abu Nawas. Adakah yang pernah mendengar tentang kisahnya? Jadi, Abu Nawas adalah seorang pujangga yang sangat senang meminum khamr dan bermain wanita. Namun, beliau sangat dekat dengan khalifah Bani Abbasiyah bernama Harun Al-Rasyid dan begitu cerdik. Dikisahkan suatu ketika Khalifah Harun sedang berjalan di pasar dan melihat Abu Nawas membawa botol berisi anggur. Beliau pun bertanya kepada Abu, “Wahai Abu, Apakah yang sedang kau bawa itu?”. Abu Nawas pun menjawab sembari gugup, “Ini adalah susu, Baginda”. Harun Al-Rasyid pun merasa bingung, “Bagaimana bisa susu yang berwarna putih menjadi merah seperti itu?” Lalu, Ia menjawab, “Benar, Yang Mulia. Sebelumnya susu ini berwarna putih, namun karena melihat Yang Mulia gagah nan rupawan, ia pun tersipu hingga merona dan berubah menjadi merah.” Mendengar jawaban tersebut, Khalifah Harun Al-Rasyid pun tertawa dan berlalu sembari menggelengkan kepalanya. Ilmu yang bisa diambil dari kisah ini adalah sebagai seorang Muslim sudah sepatutnya untuk cerdas nan cerdik dalam menghadapi suatu situasi yang sekiranya tidak menguntungkan. Walau apa yang dilakukan Abu Nawas salah, namun dengan jawaban cerdasnya bisa membuat Khalifah tertawa. Sekian ceramah yang bisa disampaikan. Mohon maaf bila terdapat kekeliruan ketika menyampaikan materi. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan, semoga kita berjumpa lagi. Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Syarat Membuat Ceramah yang Lucu Teks ataupun penyampaian yang lucu ketika berceramah tentu akan membuat pendengarnya lebih tertarik dan memahami materi. Namun, perlu memperhatikan beberapa hal agar tidak hanya komedinya saja yang ditangkap. Kira-kira apa saja itu? Berikut diantaranya Harus menyampaikan kisah yang sesuai dengan yang sebenarnya atau sesuai Al-Qur’an, Hadits, serta kitab. Menyampaikan kisah yang terdapat ilmu di dalamnya serta bisa dijadikan sebagai contoh untuk di kehidupan sehari-hari. Memberikan pendengar kesan yang mendalam ketika mendengarkan ceramah agar dapat dipraktekkan dan selalu mengingatnya. Menyesuaikan materi dengan peserta yang hadir ketika menyampaikan ceramah. Itulah contoh serta syarat membuat teks ceramah singkat lucu yang perlu diketahui. Ceramah yang tidak terlalu panjang namun menarik akan membuat pendengarnya lebih memahami serta menyimpan apa yang sudah disampaikan. Apalagi jika pendengar berumur belia, menggunakan ceramah yang dikemas komedi tentu akan lebih berkesan. Baca artikel bermanfaat lainnya di Postingan Sejenis Salahsatu santri situbondo dalam acara. Teks ceramah lucu ini pasti bikin anda n teks pidato singkat islami lucu. Source: aneka-soal-pendidikan.blogspot.com. Your contoh teks mc pengajian bahasa sunda images are available in this site. Salah satu santri situbondo dalam acara pembukaan muktamar sastra nasional 2018. Source: terkaitteks.blogspot.com Thursday, August 25, 2016 pesan agama islam Ceramah Agama berbahasa bugis - Pappedalle'na puang Allahu ta'ala Ceramah berbahasa bugis - Pappedalle'na puang Allahu ta'ala Umma selleng malebbi engkae riyammasei ri puang Allahu ta’ala Sukkuru’ tenrigangka lao risese arajanna puang Allahu ta’ala rimuka engkatamuannessi nawereng apanginringeng, nawereng appatiroang,natopada engkasi hadere rilalenna iyewehe onrong mabbarakka e. Salawa’ nenniya pappassalama’ lao ri pangulukkeng nabitta Muhammad Saw. Nabi iya mancaji e rahmatan lilaalamin mancaji pammase ri alangnge. Narekko tomabbicara masalah assappareng dalle’ iyanaritu sitongeng-tongengnnai iwajikengngi lao risinninnai rupa tau e. Nasaba sininnai anu purae napancaji puang Allahu ta’ala de’ na patuoi sengadinnai pura mettoni ipatentungengngi dalle’na ri puang Allahu ta’ala terutamani idi rupa tau e. Jaji melo mani bawang isappa delle hallala’na iya purae itarongengki nasibawai laleng patujue lao ri laleng anu napurioe puang Allahu ta’ala nasaba akkaresongeng tongeng-tongeng nenniya parellau doangeng. Pada toha narempewe puang Allahu ta’ala rilalenna akorang malebbi eri surah Al-A’raaf ayat 10 Makkebettuangengngi makkadae “ Nenniya ripancajingengko ri lebo’na tana e mancajiwi onroang akkatuo-tuongeng naiakiya makurang ladde’ asukkurukengmu”QS. Al-A’raaf 10Sininna to matoa malebbikkeng anrengnge silessureng malebbikkeng engkae pada riyammasei ri puang Allahu ta’ linoe onroang sappa i pappedalle’ hallala’na puang Allahu ta’ala na engka riwereng delle’ masagena, engkato riwereng delle’ tengnga-tengnga na mi, engkato makurang mi dallena riwerengngi. Iyemaneng naro tanrang pappojinna puang Allahu ta’ala lao ri atanna namaelo mujiwi, melo mitai gangka kegai batena musahai, sappa i pappedalle iya engkanae pura ripassadiangengngi ri puang Allahu ta’ala. Naekiya tennia pole ri maeganai yaregga makurangngi dalle’ ta mancaji ukuran naekiya pole ri asukkurengta mi tarimai pappedalle engkae nawerengki puang Allahu ta’ala. Namuni ceddemi narekko mabbarakka’i nasaba laleng madeceng sappa i, naekiya lebbi makessingpiha narekko megai na mabbarakka nasaba laleng madeceng ipake sappa i dalle hallala’na puang Allahu ta’ selleng malebbi iya engkkae pada riammasei ri puang Allahu ta’alaAssapparengnai dalle e parellui ripahang sibawa madeceng laleng-laleng apolengenna iya sicoco’e sibwai aturanna agama asellengeng e iyanaritu 1. Ripadecengiwi carata makkasiwiang lao ripuang Allahu ta’ala. Nasaba narekko makessingngi bateta makkasiwiang insya Allah nabukkarengki laleng puang Allahu ta’ala nenniya nawerengngi barakka pole rilangi’e nenniya pole ritana e. Padatoha narampewe puang Allahu ta’ala rilalengnna akorang malebbi e surah Al-A’raaf ayat 96 Bettuanna“ Bennegngi sininna rupa tau e rilino pada mateppe’ i nenniya pada mitau i ri puang Allahu ta’ala, majeppuna ribukkarengngi masse barakka ri puang Allahu ta’ala pole ri langi e neniya ri tana e. Jaji nigi-nigi maelo lolongengi goncinna pappedalle’e pole ri puang Allahu ta’ala iyanaritu musti napakessingi jolo teppe’na nenniya tau na lao ri puang Allahu ta’ala. Makkotoparo paimeng nigi-nigi maelo rilomoiyyang pappedalle’na tapadecengiwi laloi pakkasiwiangta terutamani sempajangta, nasaba’ degaga tau ripakkasi-asi ripuang Allahu ta’ala tau makessing e pakkasiwiang sempajanna. Nasaba’ ri lalenna i sempajang e engka memeng toha paddoangeng nataro puang Allahu ta’ala sarekkoammeng i nabacai atanna riwettu massempajanna nawedding rilomoyyang i pappedalle’ hallalana اغفرلي وارحمني وارفعني ورزقني وهدني وعافني واعفعنيBettuanna “ E...Puang ...taddampengika nenniya tammaseika tokka, nenniya teppang i akurangeng ri watkkaleku, patarakkaka nenniya pappedallekika nasaba’ pappedale hallala ta.”Pada toha rimakkadanai puang Allahu ta’ala rilalenna akorang malebbie surah Al-Jumu’ah ayat 10 Bettuanna “Narekko purani pada mu pasilennereng sempajang e pada teberre-berreno rilebo’na tana e nenniya sappani pappedalle hallalana puang Allahu ta’ala. majeppu aringerrangko maega lao ri puang Allahu ta’ala sarekkoammeng i engkako pada maupe.QS. Al-Jumu’ah 10Iyaro dalle’e riyakkaresongengpa isappa nainampa ilolongeng, iyanaro saba’na naengka adanna tau riyolota makkada e “ RESOPA TEMMANGINGI NAMALOMO NELETEI PAMMASE DEWATA”riwerengngi akkalebarakeng makkada e sedangkang ga iyero anre-anre iya mannessa-nessani engka riyolota, narekko de’ nato makkareso mampai wi nainnampa ipatama rilalenna timu e narikecca nainammpa riemme’i de’ naullei kajajiang manre alalena timutta padahal mannessani engkani iyye riyolota he. Jaji iye lino e napancajingengki puang Allahu ta’ala sarekkoammeng i yonroi makkareso. Pada toha narampe puang Allahu ta’ala rilalenna akorang malebbi esurah An-Naba’ayat 11. Bettuanna “ Nenniya ipancajiwi essoe sarekkoammengngi yonroi makkareso sappa i akkatuongeng madeceng “2. Pappedalle iya engkae pura ilolongeng riabberengngi sesa’ nasaba pole okko i puang Allahu ta’ala nasaba’engka appunnangenna tau mamalaa e ri warammparang purae yakkaresoang. Pada toha rimakkadanai puang Allahu ta’ala rilalenna akorang malebbi e surah At-Taubah ayat 103 Bettuanna “ Alai pole ri waramparammu tu mennang mancaji sekke iya engkaewe sarekkoammeng i mancaji pappepaccing i pole ri waramparammu.”Narimakkuannanaro parellui ipassu i sekke waramparatta idi rupa tau e narekko narapi sipassekkereng, nasaba uppanna-uppanna denaipassu i sekke waramparang aga engka riappunnai e nagangkanna narapini sipassekkereng majeppuna nacaccaki puang Allahu ta’ala sibawa surona nasaba yanrewi appunnangenna tau e. Iyero agagae we pole ko mi idi nassabari naengka wedding tona riyabbereang barakkummeng i engka i sipa’assiammase-masengenge riyappunnai kuritu namalomo tona ilolongeng dalle tassanna-sanna e. 3. Makessingpi assisumpungeng lolo eiyatona mabiasa idi rupa tau e riangga biasa idi assisumpungeng loloe maderini sicacca padanna massilessureng padanna bali bolana bahkan padanna keluargana iyaregga tomatoanna naewai massasa nassabari namasolang na assisumpungeng lolo e. iyanaro nassabari nakkadanai puang Allahu ta’ala rilalenna akorang malebbi e surah Ar-Rad ayat 21Bettuanna “ Naiyya tau mappasisumpung e aga pura napparentaiyyang puang Allahu ta’ala sarekkoammeng ripasisumpung i nenniya pada metau i ri puang Allahu ta’ala sibawa paccallanna iya temakae peddi’ na kaminang maja e”4. Ipamegaiwi zikkiri’e nenniya parellau doangeng e lao ri puang Allahu ta’ala. Nasaba namuni maga bateta makkareso narekko dinatomellau doang lolongeng barakkana karesota lao ri puang Allahu ta’ala detto nariulle lolongeng i riaseng e sau kininnawa nasaba degaga asukkurukeng riayappunnai. Pada toha narampewe puang Allahu ta’ala ri laleng akorang malebbi e surah Al-Baqarah ayat 152. Bettuanna “ Narimakkuannanaro ingngerangka wingngerang tokko Adanna Puang Allahu Ta’ala nenniya sukkurukika na aja muassakkareng i pappedalle iyaregga pappenyameng engkae uwerekko.”Aringngerangenge ri puang Allahu ta’ala mancajiwi anu waji’ eri yappunnai idi rupa tau e tegi-tegiki monro, umpamana ri bola e, rikantoro’ e, risikola e, ri galung e, ri pasa e, nenniya rilainna topa paimeng. Sarekkoammeng i napabbarakka i wassele karesota puang Allahu ta’ala nasaba de’ gaga ceko-ceko, aggau bawang narekko simata toli maringngerang ki ri puang Allahu ta’ malebbi engkae riyammasei ripuang Allahu ta’alaNarekko maeloki nalomoiyyang pappedalletta puang Allahu ta’ala tapamegai laloi parellau doamgengta lao rialena nasaba makkada toi puang Allahu ta’ala rilalengna akorang malebbi e surah Al-Mu’min ayat 60. Bettuanna “ Makkadai Puang Allahu ta’ala “ Arellau doakko lao ri iya, majeppunna utarima paddoangengmu. Sitongeng-tongengna tau mabangka’ e pole ri assompangeng lao ri aleku tama’ i ri lalengna naraka jahannam nasibawai atunangeng kaminang matuna e.”Jaji agi-agi riyapparelluang degaga wedding ri onroi marellau sengadinna puang Allahu ta’ala, nasaba uppanna-uppanna kajajiang i iyero ri tengngata idi rupa tau e majeppu termasu’ni tu pegau seddie dosa maraja kaminang nacaccae puang Allahu ta’ala iyanaritu appadduangeng e nadosa iya de’ e nariyaddampengeng i dosa-dosana iyanaritu tau mappaddua e. iya mancaji e passiona i iyaregga paccappureng warekkada pole risiagae egana warekkada riyase’ iyanaritu iperhatikangngi, ipegaukenna i aga iya mancaji laleng-laleng naweddingngi namalomo nabarrakkaki pappedalle’ hallala’na puang Allahu ta’ala lao ri siagae egana akkaresota sarekkoammeng ngi napitakki laleng nawedding iruntu riona puang Allahu ta’ala nenniya napoji tokki tomatoa malebbikkeng anreng e silessureng malebbikkeng engka epura ri yammasei ri puang Allahu ta’alaNulle sikomiro urapi rampe-rampengengki ada-ada assiparingerrangeng mamuare mabbarakka i lao ri idi maneng terutamani lao rialeku وبا لله التوفيق والسعدةوالسلم عليكم ورحمة الله وبركاته Terima Kasih Anda sudah membaca Ceramah agama berbahasa bugis - Pappedalle'na puang Allahu ta'ala

Berhubungandengan persiapan materi, telah kami rangkum beberapa figur pidato agama islam singkat yang sudah kami terbitkan pada laman ini. Ceramah-pidato ini sudah kami terbitkan semenjak tahun 2013 sampai tahun 2020 ini dan masyoritas berkaitan tentang Kultum dan Ceramah Ramadhan.

403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID TaQbXT2aRwcX1oYUmZNjgCc8FKrvWuiY_bptiJvQs66EqWpVDgoo6Q==
Maka percayalah kepada Allah, dan percaya juga kepada RasulNya, Nabi yang ummiy (yang tidak pandai membaca dan menulis)." Karena kalo Nabi pandai membaca dan menulis, orang lain akan mengira bahwa Nabi kita tahu dari bacaan2nya. Jadi kita tidak perlu malu untuk berkata Nabi Muhammad saw tidak pandai membaca dan menulis.
Makassar - Ceramah bahasa Bugis banyak digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakat di daerah Sulawesi Selatan Sulsel. Salah satu ceramah bahasa Bugis yang penting adalah tentang Keutamaan Bulan Rajab adalah salah satu bulan spesial bagi umat muslim. Di bulan ini terdapat banyak keistimewaan dan pahala berlimpah yang dijanjikan oleh Allah seorang muballig, penting untuk senantiasa menyampaikan mengenai keutamaan bulan Rajab ini bagi seluruh masyarakat. Hal ini agar masyarakat memahami dan memanfaatkan bulan Rajab ini dengan sebaik mungkin untuk mengejar pahala berlimpah. Tak terkecuali bagi orang Bugis, juga perlu senantiasa untuk disampaikan mengenai hikmah dan ceramah terkait keutamaan bulan Rajab ini. Penyampaian itu bisa dengan menggunakan bahasa daerah Bugis, agar lebih mudah dipahami berikut ini contoh ceramah bahasa Bugis tentang keutamaan bulan Rajab sebagaimana dilansir detikSulsel dari laman Dewan Masjid Digital Bahasa Bugis Keutamaan Bulan Rajab Alebbirengna Uleng Ra'jaBerikut contoh ceramah bahasa Bugis tentang keutamaan bulan Rajab lengkap dengan khotbah pertama dan kedua, beserta artinya;Khotbah I Katobba Mammulangeإنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَامَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ,أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مَّقَامًا وَأَحْسَنُ أَنَّ سَيِّدَنَا محَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمُتَّصِفُ بِالْمَكَارِمِ كِبَارًا فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلاً نَبِيًّا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ يُحْسِنُوْنَ إِسْلاَمَهُمْ وَلَمْ يَفْعَلُوْا شَيْئًا فَرِيًّا،أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، اُوْصِيْنِيْ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ اللهُ تَعَالَى أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِوَلَا تَرْكَنُوْٓا اِلَى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُۙ وَمَا لَكُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ مِنْ اَوْلِيَاۤءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُوْنَQS Hud [11] 113.Alhamdulillah, sininna fappoji'e Nappunnangi Fuang Allahu Subhanahu wata'ala nasaba fammase-Na, nato fada engka rilaleng teppe' nennia asellengengta enrengnge appasilennereng temmappettue ri fakkasiwiangta ri esso mabbarakka'e.Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT karena berkah dan kasih sayangnya-Nya, kita semua bisa hadir dalam keadaan beriman dan berislam. Begitu juga segala ibadah yang kita lakukan di hari yang penuh mubarakah ini sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah SWT.Shalawat nennia mappassalama ri Nabitta Muhammad shallallahu'alihi wasallam, shahaba', sompunglolona nennia umma sellengnge lettu matti ri cappa'na wettue.Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu' alaihi wasallam, para sahabatnya, keluarganya dan seluruh umat Islam hingga hari akhir nanti.Narimonrinna ritu, fada etawukki ri Fuang Allahu subhanahu wata'ala, mappukangka ri fassurowang-Na Manini ri fappesangka-Na ri tungke wettu, mamuare fada engka manengki mancaji ata ri laleng rio-Na narilolongeng ri asengnge muttaqin.Di atas semua itu, marilah kita meningkatkan ketakwaan dan ketakutan kita kepada Allah SWT, dengan mengerjakan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sepanjang waktu. Semoga kita semua menjadi hamba yang berada dalam ridho-Nya sehingga kita bisa mendapatkan gelar sebagai muttaqin.Hadirin jemaah Jumat rahimakumullah,Tenri sedding fada engkani ri lalengna uleng Rajab 1444 Hijriyah. Iyana salassewwana uleng 'harang' uleng Nafakalebbi'E Fuang Allahu subhanahu wata'ala ri makkeda-NaTak terasa kita semua sudah memasuki bulan Rajab 1444 Hijriyah. Inilah salah satu bulan "haram", bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Sebagaimana firman-Nyaإِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ"Majeppu bilangeng-na ulengnge ri sese-Na Fuang Allahu Ta'ala seppulu dua uleng. Fura taroki ri sese-Na ri wettu Nafancajiwi langie nennia linoe. Engka eppa fole ri seppuloe dua Nafakalebbi. Iyanaritu agama malempu. Jaji aja' mufada solangi alemu ri lalengna uleng Ufakalebbi'E" QS at-Taubah [9] 36.Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa - QS. at-Taubah [9] 36.Nafakanessai Nabitta Muhammad shallallahu'alihi wasallam ri tujunna uleng ifakalebbi'ENabi Muhammad SAW memperjelas mengenai bulan yang dimuliakan iniإنَّ الزَّماَنَ قَدْ اِسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللهُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ، السَّنَةُ اِثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلاَثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُوْ الْقَعْدَةِ، وَذُوْ الْحِجَّةِ، وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ شَهْرُ مُضَرّ الَّذِيْ بَيْنَ جُمَادِى وَشَعْبَانَ"Majeppu accennereng-na wettuE turu' fada toha Nafancaji-Na Fuang Allahu Ta'ala langie nennia linoe. Naiya sitaungnge seppulo dua uleng. Eppa uleng Nafakalebbi. Tellu sitodong, iyanaritu Dzulqa'dah, Dzulhijjah nennia Muharram. Nainappani Rajab uleng Mudharr ri fakkalaweng-na Jumadi nennia Sya'ban" HR Muslim.Sesungguhnya berputarnya waktu, seperti halnya ketika Allah SWT menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram suci. Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo'dah, Dzulhijjah dan Muharram. Satu bulan lagi adalah Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal akhir dan Sya'ban."Hadirin jemaah Jumat rahimakumullah,Ri lalengna surah at-Taubah ayat 36, fura Namparengngi Fuang Allahu Ta'ala ri rufa tawue solangiwi alena ri lalengna uleng Nafakalebbi'E, muttamai ri laleng-na ulent Rajab. Wattakkaleta tempedding isolangi lebbifi narekko watakkalena to laingnge. Nafallebbangngi Imam al-Baihaqi makkeda, majeppu Fuang Allahu subhanahu wata'ala Nataroi lebbi matane' appukangkana dosae ri eppae uleng malebbi. Makko tofaro faimeng amala madecengnge lebbi Nafalliccungngi appalang-na. Al-Baihaqi, Syu'ab al-Îmân, III/370.Di dalam surat at-taubah ayat 36, Allah melarang umat manusia menzalimi diri sendiri di dalam bulan yang dimuliakan, yaitu bulan Rajab. Kita dilarang untuk mendzolimi diri sendiri, terlebih lagi orang lain. Imam al-Baihaqi menyatakan bahwa Allah SWT telah menjadikan dosa yang dilakukan pada bulan-bulan haram tersebut-termasuk pada bulan Rajab ini-lebih besar. Begitu juga amal shalih dan pahalanya yang dilakukan pada bulan-bulan haram tersebut juga sangat besar Al-Baihaqi, Syu'ab al-Îmân, III/370.Iyakkeppaha fappallebbang-na Imam Syafii-rahimahulLâh-makkeda, fura ifalliccungngi fawale'na diyat uang tebusan ri gau mappalesang nyawae. Ri tujunna to faunoe neekiya laing nakkattai laingngi nafalesang nyawana qatlu al-khatha' ri lalengna uleng harangnge. Turu' fada toha riwayat fole ri Ibnu 'Umar radhiyallahu anhu nennia Ibnu 'Abbas radhiyallahu anhu. Iyanae alebbirengna uleng harangnge muttamai ri lalengna uleng Rajab. Jaji salassewwana alebbireng nappunnangie uleng Rajab, iyanaritu ifalliccungngi dosae makkotofaro appalangng-na rufa tawue.Bahkan Imam Syafii-rahimahulLâh-telah melipatgandakan diyat uang tebusan atas pembunuhan karena keliru qatlu al-khatha' yang dilakukan pada bulan-bulan haram karena bersandar pada riwayat dari Ibnu 'Umar ra. dan Ibnu 'Abbas ra. Inilah di antara kemuliaan bulan haram, termasuk bulan Rajab sekarang ini. Dengan demikian di antara kemuliaan bulan-bulan haram suci, termasuk bulan Rajab, adalah dosa atau pahala manusia dilipatgandakan.Hadirin jemaah Jumat rahimakumullah,Siaga egana peristiwa ri uleng Rajab farellui kiyajeppui. Ammulangengna Hijrah nafukangkae umma sellengnge lao ri Habsyah taung makalimae ri anabingeng-na Nabitta SAW. Uleng ammirajakeng-na Nabitta SAW tarimai fassuroang sempajangnge nennia ilanti' mancaji pemimping ri sininna rufa tawue.Sekian banyak peristiwa di bulan Rajab perlu untuk dipahami. Bulan Rajab menjadi momentum awal hijrahnya umat Islam ke Habasyah di tahun ke-5 kenabian. Bulan Rajab juga merupakan bulan Nabi Muhammad SAW menjalankan isra-miraj, untuk menerima perintah Shalat 5 waktu dan dilantik menjadi pemimpin bagi seluruh umat manusia.Nasaba Elo-Na Fuang Allahu subhanahu wata'ala ri lalengna uleng Rajab, mancaji ammulangeng-na siruntu' Nabitta Muhammad shallallahu'alihi wasallam sibawa wawang Anshar. Iya matti nallalengi wawang Anshar natokkong ri ammulangeng-na apparentangengna umma sellengnge ri Madinah. Mappammulani ifajokka nasaba sukku makkalefu sininna Syariah-na agamaE.Atas izin Allah SWT, bulan Rajab juga menjadi awal mula pertemuan Nabi Muhammad SAW dengan kaum Anshar. Yang kelak menegakkan pemerintahan Islam di Madinah. Sejak itu seluruh hukum syariat pun dijalankan dengan sempurna Ri lalengna uleng Rajab, Nafalette'i Fuang Allahu Ta'ala angolong-na kiblat umma sellengnge fole ri masjidil Aqsa mangolo ri Masjidil Haram.Di dalam bulan Rajab, Allah SWT memindahkan kiblat umat Islam dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram. Rilaingnge, siaga egana ammusureng kajajiang ri uleng Rajab. Mappammula Nabitta SAW lettu ri to Mapparentana umma sellengnge Khalifah. Salassewwana kaminang masyahoroe iyanaritu atunrukeng-na faimeng Baitul Maqdis ri Panglima Shalahuddin al-Ayyubi pada 28 Rajab 583 H/2 Oktober 1187 M, sifungengna natudangi wawang salibisE 88 taung ettana.Selain itu, sekian banyak peperangan terjadi di bulan Rajab. Mulai dari jaman Nabi Muhammad SAW hingga jaman para Khalifah memerintah. Salah satu yang paling masyhur adalah ditaklukkannya kembali Baitul Maqdis oleh Panglima Shalahuddin al-Ayyubi pada 28 Rajab 583 H/2 oktober 1187 M, setelah sebelumnya diduduki oleh tentara Salib selama 88 tahun lamanya.Neekiya, ri lalengna uleng Rajab, natujui abala umma sellengnge ri sininna linoe. Ri wettunna ifalesang Khilafah Islamiyah ri Turki Ustmani fole ri Mustafa Kemal Ataturk ri tanggala 28 Rajab 1342 H iyarega 3 Maret 1924 M. Ifinrani Turki mancaji negara sekuler. Umma selleng masseddie riolo ri lalengna seddi apparentangeng-na khilafah, tabbere-bere mancaji apparentangeng baiccu tennappunnangiwi alebbireng. Narekko irekeng-rekengngi 101 taung ettana umma sellengnge tennappunangi allinrungeng turu fada toha ri angengkangeng-na khilafah rasyidah. Iyakkeppaha nasippadani anak manu ateddengeng indo'.Namun demikian, di dalam bulan Rajab pula Umat Islam mengalami musibah di seluruh dunia. Seperti Pada 28 Rajab 1342 H, tepatnya pada 3 Maret 1924 M, Kekhilafahan Islam Turki Utsmani dibubarkan oleh Mustafa Kemal Ataturk. Sejak itu Turki berubah menjadi negara Sekuler. Umat Islam yang tadinya bersatu dalam satu pemerintahan Khilafah, pun bercerai-berai menjadi negeri-negeri kecil tak berdaya. Jika dihitung-hitunh 101 tahun lamanya, umat Islam tidak memilihi perlindungan, sebagaimana pada pemerintahan Khilafah Rasyidah. Mereka seperti anak ayam kehilangan induk.Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah,Riwettu maddioloe umma sellengngE nafukangkai amala malebbi nennia masyahoro nancaji prestasi monumental iya engkae taroki nasaba dawa' ulaweng ri sejarah-na umma sellengnge. Jaji narafi'ni wettunna ifukangka faimeng alebbirengta. Fole tegai ifammulai?Dulu kaum Muslim mempersembahkan amal-amal mulia dan spektakuler serta prestasi monumental yang dicatat dengan tinta emas sejarah untuk kemuliaan Islam dan kaum Muslim. Maka, saatnya kita sekarang berbuat serupa.Ammulangeng-na Iyappesauni abiasangetta tettangngi farenta-Na Fuang Allahu subhanahu wata'ala, iya weddingnge matti mappukangka Faccallang-Na. Ebara'na, ifalesangni addangkangeng harangnge, iya engkae ri lalengna riba, ifabelaini feddi atie hasad isalaini ada temmakkegunae, tenri sittai waramparang-na to laingnge. Makkotofaro faimeng sininna gau makkasolangnge iyaregga iduangngi to mappukangka gau temmammukkae zalim. Makkedai Fuang Allahu subhanahu wata'alaPertama Berhenti dari kebiasaan menentang perintah Allah SWT, yang dapat mendatangkan siksa Allah dikemudian hari. Seperti menghentikan perdagangan yang haram, yang mengandung riba, menjauhi hasad dan dengki, meninggalkan kata-kata yang tak berfaedah, tidak mengambil hak orang lain. Begitu juga segala perbuatan kezaliman dan tidak mendukung orang-orang zalim. Sebagaimana firman Allah SWTوَلاَ تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ"Aja' mulebbi fappoji ri to mappukangkae gau-gau makkasolang, Iya nassabari mu rilefe' ri afi narakaE QS Hud [11] 113.Janganlah kalian cenderung kepada orang-orang zalim yang menyebabkan kalian disentuh api neraka QS. Hud [11] 113.Makaduae Fada ifukangkani amala' madecengnge, mappasilennereng ri awajikeng fole ri sese-Na Fuang Allahu subhanahu wata'ala nainappani ifamegaiwi amala sunnahe. Jaji ri lalengna uleng Rajab iferekawi sempajang lima wettutta. Ifalliccungngi sempajang sunna'ta. Sidekkata, amar makruf nahi mungkar nennia amala' shalih laingnge.Kedua Dengan mengamalkan perbuatan-perbuatan baik, Giat melaksanakan kewajiban-kewajiban dari Allah SWT dan memperbanyak amalan-amalan sunnah. Karena itu pada bulan Rajab ini, kita menjaga sholat lima waktu kita. Meningkatkan dan memperbanyak sholat sunnah. Sedekah, amar makruf nahi mungkar dan berbagai amal shalih lainnya.Muttama'i ri lalengna amala shalihta iyanaritu appatettongengna fardhu kifayah ri appukangkana faimeng sistem khilafah, sistem apparentangengna umma sellengnge iya matti pajokkai nasaba sukku makkalefu Syariahna agamae ri sininna akkatuwongetta.Yang termasuk dalam amal salih juga yaitu menunaikan fardu kifayah. Salah satunya adalah menegakkan Khilafah, yaitu sistem pemerintahan umat Islam yang akan menjalankan syariat agama secara utuh dan sempurna.Fadallaoni mai, ri lalengna uleng Rajab pamassekiwi ateka'ta, pallummpa-lumpai sumange'ta nasibawa attongeng-tongetta mappukangka ri appajokkangeng-na Syariah islam nasaba sukku makkalefu. Nasaba iyami tanra ametawureng sukku'ta ri Fuang Allahu subhanahu wata'ala.Marilah kita, di dalam bulan Rajab ini menguatkan tekad, mengobarkan semangat dan bersungguh-sungguh dalam mewujudkan penerapan syariah Islam secara sempurna. Sebab itulah tanda ketakwaan yang hakiki kepada Allah الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمKhotbah Kedua Katobba Makkaduaeاَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًاأَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلي وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَاَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيْنَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُبِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْNah, itulah contoh ceramah bahasa Bugis tentang keutamaan bulan Rajab. Semoga bermanfaat. Simak Video " Jadwal Puasa Rajab, Bacaan Niat dan 6 Keutamaannya" [GambasVideo 20detik] edr/asm

17Contoh Ceramah Singkat Agama Islam Terlengkap Oktober 2021. 9+ Contoh Ceramah Singkat Tentang Sabar, Sholat, Menuntut Ilmu, Ibu Dll. Ceramah Pendek (Cerpen): Teryata Sabar ada Batasnya - YouTube. 7 CONTOH TEKS CERAMAH KULTUM SINGKAT LUCU (tentang sabar, pendidikan, ibu dan pergaulan bebas) - Ranking Kelas.

403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID syiWUZdIgBBqXGsHmiyJuLA4zrIsNQBQxYsrvnMHsSL2m5NYBehcLw==
CeramahSingkat Tentang Bersyukur : Manfaat Syukur Bagi Manusia. Ceramah singkat tentang bersyukur - Allah Taala menciptakan manusia untuk beribadah kepadaNya dengan sebaik-baiknya. Agar ibadah dan amal sholeh mereka bisa maksimal, maka Allah limpahkan kepada mereka beragam nikmat yang tak terhitung kadar dan nilainya.
tsVuY.
  • gu761lwtj9.pages.dev/328
  • gu761lwtj9.pages.dev/102
  • gu761lwtj9.pages.dev/279
  • gu761lwtj9.pages.dev/80
  • gu761lwtj9.pages.dev/359
  • gu761lwtj9.pages.dev/443
  • gu761lwtj9.pages.dev/5
  • gu761lwtj9.pages.dev/284
  • teks ceramah bugis lucu dan singkat