DalamKesempatan Ini Saya Akan Membawakan Sebuah Pidato Tentang "Dampak Penggunaan Smartphone Dikalangan Remaja". Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. Pada Kesempatan Ini, Saya Akan M Enyampaikan Pidato Dengan Tema Dampak Postif Dan Negatif Penggunaan Sosial Media Pada Pelajar. CONTOH TEKS PIDATO SINGKAT DAMPAK DAN PENGARUH MEDIA SOSIAL BAGI REMAJA ATAU PELAJAR BIJAK MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH Berikut adalah contoh teks pidato tentang media sosial yang pernah saya buat untuk kegiatan lomba pidato di ajang "FESTIVAL BIDIKMISI NASIONAL 2018" yang oleh Mahasiswa bidikmisi UIN Alauddin Makassar. Semoga dapat menjadi referensi teman-teman dalam mengikuti ajang kompetisi pidato secara umum. Kompetisi dibutuhkan untuk mengetahui seberapa besar besar rasa takut yang akan ditaklukan dalam diri kita. Berikut adalah teks pidato tentang Media Sosial. "MEDIA SOSIAL MENGUBAH PERILAKU SOSIAL BANGSA INDONESIA" Pada zaman modern saat ini bila kita mendengar kata “Media Sosial” pasti sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Apalagi jika kita melihat anak yang berusia 5-15 tahun telah bermain gadget dengan fitur-fitur yang sangat canggih sudah pasti kedengarannya bukan lagi hal yang tabu. Banyak sekali yang menganggap bahwa media sosial adalah cara fantastis untuk membuat seseorang mengekspresikan diri dan efektif menghilangkan kejenuhan,stress, bosan, dan lain sebagainya. Ya. benar adanya. Dengan media sosial khususnya situs jejaring sosial, kita dapat melakukan dan mengetahui segalanya tanpa harus merasa malu, canggung, dan terkucilkan. Facebook contohnya, yang menawarkan fitur-fitur seperti pembaharuan foto, membagikan foto, menggambarkan minat kita, pandangan kita, menjadi orang yang kita inginkan, kreatif dan tentunya menambah konektivitas. Media sosial juga membantu kita dalam berbisnis “ready yahh sist..” atau “dijual gadget kondisi masih baru dan mulus”. Media sosial sangat membantu kita dalam membuka peluang usaha dan menemukan pekerjaan yang cocok dengan kita tanpa harus berkeliling kota seperti jaman 90-an. Ada berbagai macam keuntungan yang kita peroleh dari media sosial. Tetapi sadarkah kita, berkat kecanggihan teknologi ini membuat bangsa kita, generasi muda kita menjadi candu. “Bangun tidur cari gadget, kesekolah cari gadget, makan cari gadget, belajar cari gadget, sampai kumpul bareng teman, gadget menjadi prioritas”. Masalah terbesar saat ini adalah bahwa media sosial lebih banyak digunakan sebagai tujuan destruktif daripada tujuan yang berguna. Menurut Dikjen Informasi dan Komunikasi IKP, Selamatta Sembiring mengatakan, situs jejaring sosial yang paling banyak diakses adalah facebook dan twitter. Indonesia menempati peringkat ke-4 pengguna facebook terbesar setelah USA, Brazil, dan India. Media sosial mengubah perilaku sosial kita, banyak dampak yang ditimbulkan dari media sosial bagi bangsa indonesia seperti, Kurangnya minat membaca masyarakat indonesia. Lembaga United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization UNESCO merilis hasil survei terhadap minat baca di 61 negara. Menerbitkan bahwa minat baca masyarakat indonesia hanya 0,0001% Hoax, beragam informasi yang update tetapi belum akurat. Penipuan contohnya ketika kita ingin membeli sebuah gadget baru dengan spesifikasi baru dan mulus dan tenyata ketika sampai ke tangan konsumen “ehh rusak. Tombol on/off nggak ada”. 4. Media sosial akan mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Interaksi sosial kita menjadi buruk. Ironisnya, kemajuan teknologi yang telah dilakukan untuk membangkitkan semangat kita tetapi skenario hari ini justru sebaliknya. Orang bijak mengatakan waktu yang digunakan dengan baik adalah waktu yang dihasilkan dengan baik tetapi pemuda-pemuda saat ini hanya membuang-buang waktu untuk sekedar mengobrol, chattingan, mengunggah foto, dan memodifikasi profil. Pernah dengar perkataan bung karno? “Beri Aku 1000 Orangtua, Niscaya Akan Kucabut Semeru Dari Akarnya, Beri Aku 10 Pemuda Maka Akan Kuguncangkan Dunia”. Mungkin jika Bung Karno melihat pemuda saat ini, akan berbeda dengan perkataan beliau itu. Sadar atau tidak sadar generasi saat ini adalah generasi yang akan memimpin bangsa kedepannya. Sadar atau tidak sadar kelakuan generasi saat ini merupakan cermin bangsa masa depan. Apa yang harus kita lakukan dalam menyikapi permasalahan ini? Konstribusi apa yang akan kita berikan kepada negeri ini? Sebagai mahasiswa, pintar-pintarlah kita dalam menggunakan gadget dan media sosial jangan jadikan gadget yang mengendalikan pemuda kita. Menejemenkan waktu kita seefektif mungkin agar waktu kita tidak terbuang sia-sia. Niatkan pada diri kita sendiri dan setelah itu aplikasikan apa yang kita lakukan kepada masyarakat khususnya pada anak dan remaja saat ini. Sebagai wujud konstribusi kita terhadap negeri yang kita cintai ini. Kita adalah mahasiswa yang berfikir kritis, semuanya ada pada diri kita, solusinya ada pada diri seorang mahasiswa, kita adalah agent of change, kita adalah pengubah masa depan, karena kita adalah generasinya indonesia. Maka semua kegelisahan masyarakat ada ditangan kita. Terima Kasih Foto bersama teman-teman Bidikmisi Nusantara
Contohpidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya. Source: majalahpendidikan.com. Pendidikan karakter pendidikan karakter adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana serta proses pemberdayaan potensi dan pembudayaan peserta
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Dalam era digital yang semakin berkembang, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dengan popularitasnya yang terus meningkat, media sosial telah mengubah cara kita berkomunikasi, berinteraksi, dan mendapatkan informasi. Penggunaan media sosial yang semakin meluas dan penyebaran informasi yang cepat, media sosial memiliki dampak yang signifikan terhadap cara pandang dan pemahaman masyarakat terhadap berbagai isu dan topik. Salah satu aspek yang signifikan dari media sosial adalah peran mereka dalam membentuk opini sosial telah mengubah lanskap komunikasi, memberikan kemampuan kepada individu untuk mengemukakan pendapat mereka secara terbuka dan mendapatkan akses ke beragam sudut pandang. Hal ini telah membuka pintu bagi beragam opini dan perspektif untuk diperdebatkan dan dibagikan secara luas. Media sosial juga memungkinkan informasi dapat menyebar dengan cepat, bahkan secara viral, yang memungkinkan suatu isu dapat menjadi sorotan publik dalam waktu yang itu, media sosial juga memberikan platform bagi individu, kelompok, dan organisasi untuk menyampaikan pesan politik, sosial, atau budaya secara langsung kepada khalayak. Kampanye politik, gerakan sosial, dan aksi protes telah menjadi lebih terorganisir dan lebih efektif melalui media sosial. Dalam banyak kasus, opini publik dapat dipengaruhi oleh isu-isu yang dibahas dan diperdebatkan di media sosial. Namun, pengaruh media sosial tidak hanya terbatas pada penyebaran informasi dan pengaruh positif. Ada juga kekhawatiran tentang peran media sosial dalam membentuk opini publik secara negatif. Misinformasi, disinformasi, dan hoaks dapat dengan mudah tersebar melalui platform media sosial. Konten yang tidak diverifikasi atau tidak akurat dapat menjadi viral dengan cepat, dan hal ini dapat merusak opini publik dan menciptakan ketidakpercayaan terhadap informasi yang sebenarnya. Dengan kekuatan dan pengaruh yang dimiliki media sosial, penting bagi platform tersebut untuk mengakui tanggung jawab mereka dalam membentuk opini publik. Langkah awal yaitu media sosial harus bertanggung jawab untuk memerangi penyebaran informasi palsu dan hoaks. Mereka harus mengembangkan dan mengimplementasikan algoritma dan kebijakan yang efektif untuk mendeteksi dan menghapus konten yang tidak benar atau itu, media sosial juga perlu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas mereka dalam menangani isu-isu kontroversial atau politik. Pengguna harus diberikan akses yang lebih baik ke algoritma yang digunakan untuk menampilkan konten, sehingga mereka dapat memahami bagaimana keputusan konten ditempatkan. Lihat Pendidikan Selengkapnya PidatoTentang Pengaruh Sosial Media Bagi Pelajar (Philip Holland) Pidato Media Sosial Bagi Remaja. Tidak bisa dipungkiri lagi, kini media sosial sudah menjadi faktor penting interaksi antar manusia, khususnya bagi kaum remaja. Kita memang membutuhkan media televisi sebagai sumber informasi dan alat penyampai informasi. Para orangtua harus
Dibawah ini adalah informasi Pidato Tentang Pengaruh Sosial Media Bagi Pelajar. Pengaruh Kemajuan Teknologi Bagi Remaja Pengaruh Media Sosial Terhadap Perkembangan Pola Fikir Remaja Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Minat Baca Siswa Makalah Tugas Bahasa Indonesia Pengaruh Media Sosial Di Pengaruh Media Sosial Terhadap Perkembangan Pola Fikir Remaja Dampak Sosial Media Terhadap Anak Kompasianacom Pidato Pengaruh Internet Teks Pidato Bahasa Arab Dan Artinya Pengaruh Teknologi Berikut yang dapat admin bagikan terkait pidato tentang pengaruh sosial media bagi pelajar. Admin blog Cara Mengajarku 2019 juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait pidato tentang pengaruh sosial media bagi pelajar dibawah ini. Doc Dampak Kemajuan Iptek Pada Kehidupan Generasi Muda Di Pidato Bahasa Inggris Globalisasi Globalization Terjemahan Contoh Naskah Pidato Tentang Pengaruh Budaya Asing Lengkap Ragam Pidato Bertemakan Pendidikan Untuk Memperingati Hardiknas Menggunakan Media Sosial Untuk Keperluan Bisnis Blog Dewaweb Pentingnya Etika Dalam Menggunakan Media Sosial Zahir Pdf Upaya Meminimalisir Dampak Negatif Media Sosial Bagi Pengaruh Sosial Media Bagi Rumah Tangga Official Website Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Di Kalangan Remaja Pengaruh Pemanfaatan Media Sosial Whatsapp Terhadap Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Media Sosial Itulah gambar-gambar yang dapat kami kumpulkan mengenai pidato tentang pengaruh sosial media bagi pelajar. Terima kasih telah mengunjungi blog Cara Mengajarku 2019.

PidatoPengaruh Internet Terhadap Remaja Assalamualaikum wr wb. Bapak/ ibu guru beserta rekan-rekan yang saya hormati, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, saya ucapkan banyak terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk

82% found this document useful 11 votes23K views2 pagesDescriptionPidato Tentang Pengaruh Jejaring Sosial Bagi PelajarCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?82% found this document useful 11 votes23K views2 pagesPidato Tentang Pengaruh Jejaring Sosial Bagi PelajarDescriptionPidato Tentang Pengaruh Jejaring Sosial Bagi PelajarFull descriptionJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

PidatoTentang Pengaruh Sosial Media Bagi Pelajar Pigura. Pengguna media sosial dikalangan remaja memberikan pengaruh langsung baik positif maupun negativ. Lagi mencari pidato tentang dampak media sosial pada kehidupan kita khususnya dampak terhadap anak-anak. Supaya para peserta didik tidak terjurumus dalam arah yang salah yang justru akan
- Seiring perkembangan zaman mengharuskan semua orang dekat dengan teknologi. Tak terkecuali dengan adanya internet dan media sosial medsos. Meski demikian, teknologi selain banyak manfaat juga ada dampak negatifnya. Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 ini, mengharuskan semua aktivitas dilakukan secara kegiatan belajar mengajar bagi siswa sekolah. Aktivitas berselancar di internet sehari-hari tentunya juga tak bisa dipisahkan dari penggunaan media sosial. Baca juga Siswa, Ini 5 Makna Lambang Pancasila Semakin tingginya kebutuhan akan media sosial, seolah membuat banyak orang terbuai dan tidak menyadari dampak negatif yang sebenarnya muncul bersamaan dengan dampak itu, penting sekali bagi siswa paham penggunaan media sosial. Melansir laman Direktorat SMP Kemendikbud Ristek, berikut ini 6 dampak negatif media sosial jika digunakan secara berlebihan 1. Gangguan kesehatan fisik Dengan menatap layar gawai terlalu lama terlebih dalam jangka waktu panjang, dapat mengganggu kesehatan seperti miopi. Selain itu, kalian juga berpotensi mengalami mata kering, mual dan pusing. Hal lain yang juga mungkin terjadi adalah memicu rasa sakit atau pegal pada leher karena terlalu lama menunduk. 2. Menimbulkan gangguan mental Kini, seseorang kerap kali menggunakan media sosial untuk mengekspos kehidupan pribadi demi terciptanya citra tertentu di mata orang lain.
Scribdadalah situs bacaan dan penerbitan sosial terbesar di dunia. Buka menu navigasi. Tutup saran Simpan Simpan Pidato - Pengaruh Media Elektronik Bagi Anak-Anak Untuk Nanti. 0 penilaian 0% menganggap dokumen ini saya akan menyampaikan sebuah pidato tentang : PENGARUH MEDIA ELEKTRONIK BAGI ANAK-ANAK Tayangan televisi selalu menyita
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PENCAPAIAN PRESTASI SISWA KELAS XI IPA 4 SMAN 1 BAJENG Karya Tulis Ilmiah ini disusun untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia Disusun Oleh KELOMPOK 1 KELAS XI IPA 4 SMA NEGERI 1 BAJENG KAB. GOWA TAHUN 2016 PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PENCAPAIAN PRESTASI SISWA KELAS XI IPA 4 SMAN 1 BAJENG Karya Tulis Ilmiah ini disusun untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia Disusun Oleh KELOMPOK 1 KELAS XI IPA 4 SMA NEGERI 1 BAJENG KAB. GOWA TAHUN 2016 MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto 1. “Kesuksesan itu bukan dilihat dari nilai, namun sebenarnya kesuksesan itu dilihat dari bagaimana ia berkompetisi, berusaha dan berdoa dalam mencapai kesuksesannya” 2. “Let’s do positive things, better & faster” 3. “Ulurkan cintamu karena tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa” 4. “Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang akan mengangkat anda dalam kehidupan” 5. “Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar” PERSEMBAHAN Karya Tuis ini kupersembahkan kepada 1. Ayah dan Ibunda tercinta 2. Teman-teman 3. Semua pembaca yang budiman iii ABSTRAK Kelompok 1 2016 . PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PENCAPAIAN PRESTASI SISWA Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial terhadap pencapaian prestasi siswa kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng. Kemudian metode yang dilakukan ada 3 yaitu metode observasi, wawancara dan study pustaka. Metode angket dengan melakukan pengisian angket yang dilaksanakan pada tanggal 28 Januari2016. Kemudian metode wawancara dilaksanakan pada tanggal yang metode study pustaka dengan mencari informasi yang ada di buku ataupun internet. Hasil penelitian yang kami lakukan adalah frekuensi penggunaan media sosial ternyata berpengaruh besar terhadap penurunan prestasi belajar siswa disekolah. Hal ini ditunjukkan pada hasil observasi yang telah kami lakukan. KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami ucapkan kepada Allah SWT karena atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah yang berjudul “Pengaruh Media Sosial Terhadap Pencapaian Prestasi Siswa Kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng”. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing ibu Ni’ Nengan Wirjani, selaku guru bahasa Indonesia kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng yang telah membantu dan membimbing kami dalam penyusunan karya ilmiah ini. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman baik yang telah berkonstribusi langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan karya ilmiah ini. Penulis menyadari bahwa tulisan ini jauh dari sempurna baik dari segi isi maupun penyajiannya, untuk itu penulis mengharapkan saran serta kritikan yang bersifat membangun dari pembaca guna kesempurnaan penyusunan karya ilmiah ini. Semoga karya ilmiah yang kami buat ini, dapat bermanfaat dan berguna bagi kita semua. Aamiin. Bajeng, 27 Januari 2014 Penulis DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL……………………………………………………………………………. i HALAMAN JUDUL……………………………………………………………………………….. ii MOTTO DAN PERSEMBAHAN…………………………………………………………….. iii ABSTRAK……………………………………………………………………………………………… iv KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………… v DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………….. vi BAB I PENDAHULUAN Latar belakang masalah ………………………………………………………………… 1 Rumusan masalah………………………………………………………………………… 2 Tujan penelitian……………………………………………………………………………. 2 Manfaat penelitian……………………………………………………………………….. 3 Hipotesa……………………………………………………………………………………… 3 Sistematika Penulisan…………………………………………………………………… 3 BAB II KAJIAN PUSTAKA Pengertian Media Sosial……………………………………………………………….. 5 Pengertian Prestasi Siswa dan Faktor yang mempengaruhinya…………… 5 Dampak Positif dan Dampak Negatif Media Sosial………………………….. 7 BAB III METODE PENELITIAN Variabel………………………………………………………………………………………. 9 Definisi Variabel………………………………………………………………………….. 9 Populasi Dan Sampel…………………………………………………………………… 10 Metode Penelitian………………………………………………………………………… 10 Teknik Pengumpulan Data…………………………………………………………….. 10 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian……………………………………………………………………………. 12 Pembahasan Hasil Penelitian…………………………………………………………. 12 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN…………………………………………………………………………… 15 15 vii BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Zaman modern sekarang ini, komunikasi dengan teman maupun kerabat sangat mudah dilakukan dan menggunakan biaya yang murah. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi pesan, ide, gagasan dari satu pihak kepada pihak lain. Komunikasi dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Komunikasi secara tidak langsung dapat menggunakan bantuan alat-alat maupun media komunikasi seperti handphone. Komunikasi zaman modern ini dipermudah lagi dengan adanya media sosial, khususnya untuk para pengguna internet. Media sosial merupakan sebuah iasm struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individu atau organisasi. Media sosial ini akan membuat mereka yang memiliki kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang telah dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga bisa saling berhubungan. Media sosial saat ini telah menguasai kehidupan para pengguna Internet. Layanan yang dihadirkan oleh masing-masing situs media sosial berbeda-beda. Hal inilah yang merupakan ciri khas dan juga keunggulan masing-masing situs media sosial. Tetapi umumnya layanan yang ada pada media sosial adalah chating, email, berbagi pesan, berbagi video atau foto, forum diskusi, blog, dan lain-lain. Pemanfaatan situs media sosial atau social networking telah menjadi trend atau gaya hidup bagi sebagian masyarakat. Buktinya situs media sosial Facebook berada pada peringkat pertama website yang paling banyak diakses di Indonesia. Indonesia mengalami peningkatan jumlah pengguna internet sejak tahun 2010. Pengguna Internet di Indonesia kebanyakan adalah pengguna berumur 15-25 tahun 40% total pengguna Internet Indonesia. 1 Dari data ini berarti kita dapat melihat bahwa pengguna internet terbanyak adalah peserta didik yang berada di tingkat Sekolah Menengah Atas. Peserta didik tersebut umumnya menggunakan internet untuk mengupdate akun situs media sosial mereka masing-masing. Media sosial ini umumnya digunakan untuk berkomunikasi bersama teman-teman sekolah maupun keluarga. Frekuensi penggunaan media sosial dari masing-masing peserta didik umumnya berbeda. Oleh sebab itu, pada karya ilmiah kali ini penulis akan membahas tentang pengaruh media sosial terhadap pencapaian prestasi siswa disekolah sesuai denga judul karya ilmiah yang telah kami sebutkan sebelumnya. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas dapat ditarik suatu rumusan masalah sebagai berikut 1. Berapa banyak pengguna sosial media di Kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng? 2. Berapa jumlah frekuensi penggunaan sosial media di Kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng? 3. Apakah pengaruh media sosial di kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng terhadap pencapaian prestasi siswa kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng? Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah tersebut, tujuan umumnya adalah 1. Untuk mengetahui banyaknya pengguna sosial media di Kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng 2. Untuk mengetahui jumlah frekuensi penggunaan media sosial di Kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng 3. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial terhadap pencapaian prestasi siswa kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng. 2 Manfaat Penelitian Ada tiga manfaat yang diperoleh dalam penulisan karya ilmiah ini. Manfaat tersebut adalah 1. Bagi sekolah, sebagai referensi dan bahan rujukan agar dapat menggunakan media sosial secara terarah dan benar 2. Bagi siswa, harus dapat mengatur waktu penggunaan media sosial dan dapat mengambil manfaat baik dari penggunaan media sosial. 3. Bagi penulis, penulis dapat menambah wawasan tentang internet khususnya manfaat penggunaan media sosial. Hipotesa Yang mendorong penulis untuk membahas dan melakukan penelitian masalah ini adalah karena adanya beberapa anggapan sementara terhadap pengaruh penggunaan media sosial terhadap prestasi anggapan tersebut adalah media sosial sangat besar pengaruhnya dalam penurunan pencapaian prestasi siswa. Sistematika Penulisan Untuk memberikan gambaran penulisan Karya Tulis ini, maka penulis memberikan sistematika penulisan sebagai berikut Bab 1 Pendahuluan Pada bagian ini menguraikan tentang Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Hipotesa dan Sistematika penulisan. Bab 2 Kajian Pustaka Menguraikan tentang pengertian-pengertian atau definisi dan faktor faktor 3 Bab 3 Metode Penelitian Menguraikan tentang Variabel penelitian, definisi Variabel, Populasi dan sampel, Metode Observasi, Angket, Instrumen Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data Bab 4 Hasil Dan Pembahasan Menguraikan tentang hasil Penelitian Bab 5 Penutup Isinya merupakan kesimpulan dari pembahasan yang merupakan jawaban terhadap masalah serta berisi saran-saran. 4 BAB II KAJIAN PUSTAKA Pengertian Media Sosial Media sosial adalah suatu sistem yang menghubungkan pertukaran informasi antara seseorang dengan orang lain. Sistem ini mengizinkan user untuk dapat terhubung dengan cara membuat informasi pribadi sehingga dapat terhubung dengan orang lain. Media social merupakan suatu struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Media ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Pengertian Prestasi Siswa dan Faktor –Faktor yang mempengaruhinya A. Prestasi siswa Prestasi adalah sesuatu yang didapat atau dicapai seseorang setelah mengalami proses belajar yang dinyatakan dengan berubahnya pengetahuan, tingkah laku, dan ketrampilan. Prestasi siswa yang dicapai oleh tiap-tiap anak setelah belajar atau usaha yang diandalkan berupa angka-angka atau skala. Prestasi yang diperoleh murid berupa pengetahuan, ketrampilan, normatif watak murid yang dikembangkan di sekolah melalui sejumlah mata pelajaran. Prestasi siswa juga banyak diartikan sebagai seberapa jauh hasil yang telah dicapai siswa dalam penguasaan tugas-tugas atau materi pelajaran yang diterima dalam jangka waktu tertentu. Prestasi belajar pada umumnya dinyatakan dalam angka atau huruf sehingga dapat dibandingkan dengan satu kriteria B. Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi siswa Faktor dari dalam, ini merupakan faktor yang berasal dalam diri sipelajar siswa itu sendiri yang meliputi 5 1. Fisiologi yang berupa kondisi fisik dan kondisi panca indra 2. Psikologi yang berupa bakat, minat, kecerdasan, motivasi dan kemampuan kognitif. Dari beberapa definisi tersebut diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa secara umum dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor yang pertama berasal dari dalam diri siswa itu sendiri dan faktor yang kedua berasal dari luar diri siswa yang sedang melakukan proses kegiatan belajar meliputi motivasi, perhatian pada mata pelajaran yang berlangsung, tingkat penerimaan dan pengingatan bahan, kemampuan menerapkan apa yang dipelajari, kemampuan mereproduksi dan kemampuan menggeneralisasi. Faktor dari luar, adalah faktor yang berasaldari luar si pelajar. Hal ini dapat berupa sarana prasarana, situasi lingkungan baik itu lingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat. 1. Faktor keluarga yaitu cara orang tua mendidik, relasi antara anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, pengertian orang tua, dan latar belakang kebudayaan 2. Faktor dari lingkungan sekolah yaitu metode mengajar guru, kurikulum, relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa, disiplin sekolah, alat pelajaran, waktu sekolah, standar belajar diatas ukuran, keadaan gedung, metode belajar dan tugas rumah. 3. Faktor masyarakat yaitu kegiatan siswa dalam masyarakat, mass media, teman bergaul, dan bentuk kehidupan masyarakat. Faktor dari luar juga dipengaruhi oleh sipengajar factor ini meliputi kemampuan membangun hubungan dengan sipelajar, kemampuan menggerakkan minat pelajaran, kemampuan memberikan penjelasan, kemampuan menyebutkan pokok-pokok masalah yang diajarkan, kemampuan mengarahkan perhatian pada pelajaran yang sedang berlangsung, kemampuan memberikan tanggapan terhadap reaksi. 6 Dari pendapat Rooijakkerstentang faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa dapat diberikan kesimpulan bahwa prestasi siswa dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor yang berasal dari diri pelajar dan faktor yang berasal dari sipengajar guru. Dampak Positif dan Dampak Negatif Media Sosial A .Dampak positif media sosial 1. Anak dan remaja dapat belajar mengembangkan keterampilan teknis dan sosial yang sangat di butuhkan di zaman digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan. 2. Memperluas jaringan pertemanan, anak dan remaja akan menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia, meski sebagian besar diantaranya belum pernah mereka temui secara langsung. 3. Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena di sini mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. 4. Situs media sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan empati, misalnya memberi perhatian saat ada teman mereka yang ulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik. B. Dampak Negatif media sosial 1. Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk beluk berkomunikasi di kehidupan nyata, seperti bahas tubuh dan nada suara, menjadi berkurang. 7 2. Situs media sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan anak menjadi kurang berempati di dunia nyata. 3. Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di media sosial. Hal ini akan membuat mereka semakin sulit membedakan anatara berkomunikasi di situs media sosial dan dunia nyata. Hal ini tentunya akan mempengaruhi keterampilan menulis mereka di sekolah dalam hal ejaan dan tata bahasa. 4. Situs media sosial adalah lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru di kenal anak kita di internet, menggunakan jati diri yang sesungguhnya. 5. Pornografi Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home page yang dapat di akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. 6. Penipuan Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut. 8 BAB III METODE PENELITIAN Variabel Penelitian Variabel dalam penelitian ini dibagi dalam dua variable yakni a. Variable independen variable bebas, yang menjadi variable bebas dalam penelitian ini adalah Media Sosial b. Variabel dependen variable terikat, yang menjadi variable terikatnya adalah pencapaian prestasi siswa kelas Definisi Variabel Pengaruh Daya yang ada atau timbul dari sesuatu orang atau benda yang ikut membentuk watak,kepercayaan,atau kekuatan seseorang. Media sosial suatu sistem yang menghubungkan pertukaran informasi antara seseorang dengan orang lain. Terhadap Berasal dari kata “hadap” yang berarti kata depan untuk menandai arah,kepada,lawan. Pencapaian Berasal dari kata “capai” yang berarti proses,cara,perbuatan mencapai. Prestasi Sesuatu yang didapat atau dicapai seseorang setelah mengalami proses belajar yang dinyatakan dengan berubahnya pengetahuan, tingkah laku, dan ketrampilan. Siswa Orang anak yang sedang berguru 9 Populasi adalah keseluruhan objek penelitian. Sesuai dengan permasalahan untuk menemukan jawaban dari penelitian ini, maka peneliti mengambil populasi siswa kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng Sampel merupakan sebagian atau wakil yang diteliti. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil sampel sebanyak 20 siswa dari kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai peneliti akan menggunakan 3 metode, yaitu observasi,study pustaka dan wawancara. Metode observasi dilakukan dengan metode pengisian angket yang dilaksanakan pada tanggal 28 Januari2016. Subjek pengisi kuisioner sampel penelitian siswa kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bajeng dengan jumlah 20 metode pustaka dengan mempelajaraji dan mengkaji buku atau internet yang ada hubungannya dengan masalah yang akan dibahas yaitu pegaruh media social terhadap pencapaian prestasi siswa di kelas IX IPA 4 SMAN 1 Bajeng. Kemudian metode wawancara dilakukan dengan memberikan 3 item pertanyaan kepada siswa, setelah itu menganalisis data yang didapatkan. Teknik Pengumpulan Data Berdasarkan masalah yang diteliti yaitu “Pengaruh media sosial terhadap pencapaian prestasi siswa kelas XI IPA 4” maka dalam karya tulis ilmiah ini digunakan metodologi kuantitatif dengan studi pendekatan. Secara teoritis , metodologi kuantitatif ini dapat memenuhi syarat, dimana suatu teori harus dapat dibuktikan secara empiris, sehingga kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. 10 Data yang dikumpulkan dianalisis dengan cara menghitung presentase hasil kuisioner pada setiap pilihan jawaban. . Kami berikan angket kepada responden dengan jumlah sebanyak 5 item yang mencakup media sosial dan pencapaian prestasi. Sedangkan tiap tiap-tiap item disediakan 2 pilihan jawaban yaitu ya dan tidak 11 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Dari hasil penelitian yang kami lakukan kami memperoleh hasil sebagai berikut No Pertanyaan Jawaban Persentase Ya Tidak Ya Tidak 1 Apakah anda mempunyai media sosial? 19 1 95% 5% 2 Apakah anda sering menggunakan media sosial? 17 3 85% 15% 3 Apakah media sosial bermanfaat untuk anda? 15 5 75% 25% 4 Apakah sosial media lebih sering anda gunakan sebagai media untuk belajar? 9 11 45% 55% 5 Apakah prestasi anda meningkat dengan menggunakan sosial media? 5 15 25% 75% Dengan metode angket, kami memaparkan 5 pertanyaan, dari sampel sebanyak 20 siswa kelas XI IPA 4 di SMAN 1 Bajeng, peneliti berhasil mengumpulkan data dibawah ini Pembahasan Jumlah Pengguna Media sosial oleh Siswa Dari hasil pembagian angket diatas,responden yang menjawab ya pada pertanyaan pertama adalah 95% dan tidak sebanyak 5% dapat diuraikan bahwa siswa pada zaman sekarang tidak terlepas dari media sosial. Ini dikarenakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih,penyebaran informasi serta akses telekomunikasi dan transportasi semakin lebih cepat dan mudah. 12 Seehingga siswa merasa kebutuhannya terpenuhi dengan menggunakan social media. Namun kebanyakan dari siswa tidak menmpergunakan media sosial sebagai media pencarian informasi tetapi sebagai media hiburan. Frekuensi Penggunaan Media Sosial oleh Siswa Pada saat ini banyak siswa yang selalu mengupdate semua akun media sosial yang mereka punya. Akun media sosial yang mereka miliki tidak sedikit, melainkan cukup banyak. Data yang kami dapatkan media sosial yang sering digunakan oleh siswa adalah Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Skype, dan Path. Mereka mengupdate pada saat waktu luang maupun libur. Tidak sedikit pula diantara mereka yang mengupdate media sosial pada saat jam pelajaran melakukan ini dengan berbagai alasan. Alasan alasan tersebut seperti mencari tugas dari guru, chatting dengan teman, menambah informasi, memperluas wawasan, menambah ilmu pengetahuan, dan memperbanyak teman. Dari penelitian yang kami lakukan pada pertanyaan kedua adalah 85% responden menjawab ya dan 15% tidak. Ini menunjukkan bahwa siswa dominan sering menggunakan social media. Dari hasil wawancara responden mengatakan bahwa mereka menghabiskan waktu untuk penggunaan media sosial selama 1-3 jam dan sebagian respoden mengatakan bahwa mereka menghabiskan waktu untuk penggunaan media sosial dalam waktu yang tidak tertentu. Kemudian penelitan kami juga menghasilkan 45 % responden menjawab ya dan 55% responden menjawab tidak pada pertanyaan ke empat. Ini menunjukkan bahwa kebanyakan siswa menggunakan media sosialnya hanya untuk mengupdate status, menjadikan social media tempat curhat, atau sebagai hiburan. 13 Data ini menunjukkan bahwa siswa kelas XI IPA 4 SMA N 1 Bajeng lebih sering menghabiskan waktu mereka untuk mengupdate media sosial daripada mengulang pelajaran mereka atau mencari tugas mereka yang diberikan disekolah. Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Prestasi Siswa Dari data tadi kita dapat melihat bahwa ternyata lebih banyak siswa yang menggunakan media sosial dalam waktu yang tidak menentu. Kemudian dari hasil penelitian kami juga menemukan bahwa 30 % responden mengatakan penggunaan media sosial tersebut tidak berpengaruh terhadap prestasi mereka disekolah. Setelaah kami telaah ternyata responden ini hanya menggunakan media sosial 1-3 jam dan digunakan untuk hal bermanfaat seperti membuat tugas dan menambah wawasan. Akan tetapi responden kami yang lainnya, 70% mengatakan bahwa penggunaan media sosial sangat berpengaruh bagi mereka, sehingga menyebabkan prestasi mereka turun disekolah. Ini dibuktikan dengan rangking pada rapor semester mereka tidak memuaskan. Mereka menyebutkan alasan mengapa media sosial tersebut mengganggu prestasi belajar mereka, antara lain pertama, membuka situs media sosial mengganggu waktu belajar mereka. Kedua, hal tersebut membuat mereka lupa belajar karena ketergantungan pada handphone mereka masing-masing. Ketiga, frekuensi penggunaan media sosial yang terbilang cukup lama tersebut menyita waktu mereka, sehingga mereka malas untuk belajar. Kemudian alasan yang terakhir adalah, mereka jadi hobi membuka situs media sosial, sehingga lupa melakukan kewajiban mereka sebagai peserta didik. 14 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Pada zaman sekarang komunikasi merupakan hal yag mudah dilakukan dan dengan cara serta biaya yang murah. Media sosial merupakan jalan bagi seorang siswa untuk mencari informasi dan berhubungan dengam teman-temannya maupun keluarga. Frekuensi penggunaan media sosial tersebut berbeda- beda. Alasan dari penggunanaan media sosial ini pun bervariasi, antara lain untuk menambah informasi, mencari tugas, maupun hanya untuk chatting dengan teman saja. Frekuensi penggunaan media sosial ternyata berpengaruh besar terhadap penurunan prestasi belajar siswa disekolah. Hal ini ditunjukkan pada hasil observasi yang telah kami lakukan. Saran Diharapkan kepada seluruh siswa untuk dapat mengatur penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian siswa juga bisa mengetahui manfaat baik yang mereka peroleh dari penggunaan media sosial. Untuk pihak orang tua, juga dapat mengawasi anak anaknya dan mengatur mereka agar waktu penggunaan media sosial tidak berlebihan dan menyita waktu mereka untuk belajar. Yang terakhir, untuk pihak sekolah agar memberikan peringatan kepada siswa yang menggunakan media sosial saat pelajaran beralngsung dan memberikan sanksi tegas bagi siswa yang melanggar. 15
ԵՒкраб незθ աвጪчուցОс թθሆօшխւեЗէрիք ωሯаսէχе гωλሻμዷኄо
ፔепрኂ жևኤωшуза ዜщВ ሪмявኻዓሔ ζоኃዱИпр говոζ
Փиլадሊգοре нኦ имеԵрαነо чቅδιвсихеπ и ի
Θσапеςивре твуጾ ըቂθзвωፔСаտιй ፐλοյቴղуσА е
Цужесխжιγ ዐիгиպՕпуնиχօκω αքеշаσιвсዋ ηиктαклеዊеЗурсеπощ ቮοчοр бе
GxFS6.
  • gu761lwtj9.pages.dev/154
  • gu761lwtj9.pages.dev/74
  • gu761lwtj9.pages.dev/480
  • gu761lwtj9.pages.dev/60
  • gu761lwtj9.pages.dev/225
  • gu761lwtj9.pages.dev/394
  • gu761lwtj9.pages.dev/439
  • gu761lwtj9.pages.dev/223
  • pidato tentang pengaruh sosial media bagi pelajar